Janapria loteng NTB,Radar Kriminal -Kapolsem Janapria Iptu H. Muhdar Turun beri himbau warga pemilik toko bangunan cegah korban penipuan.Di...
Janapria loteng NTB,Radar Kriminal-Kapolsem Janapria Iptu H. Muhdar Turun beri himbau warga pemilik toko bangunan cegah korban penipuan.Ditengah pandemi penularan Covid 19 yang melanda dunia dan negara kita, termasuk wilayah lombok tengah yang tentunya akan berdampak kepada penurunan pendapatan dan daya beli masyarakat yang diakibatkan oleh pembatasan disemua lini sosial dan perekonomian masyarakat kita.
Ini semua akan berakibat kepada meningkatnya angka kerawanan dan kriminalitas ditengah-tengah masyarakat, untuk itu perlu melakukan langkah-langkah preentif, prepentif dan jika diperlukan akan dilakukan upaya-upaya refresif ( penindakan ).
Berkenaan dengan itu maka dalam mengatasi siruasi seperti ini diharapkan kepada semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama kita memelihara dan menjaga lingkungan kita masing-masing dengan tetap melaksanakan Siskamling dimalam harinya, untuk itu Kapolsek Janapria turun memberikan himbauan kepada semua pemilik toko bangunan yang ada diwilayahnya untuk menekan angka tindak kejahatan berupa Penipuan dengan modus bayar setelah sampai ditempat tujuan.Sedangkan ahir-akhir ini sudah mulai ada kasus penipuan yang berkedok membeli barang bayar ditempat sbb :
Pelaku mendatangi toko yang akan jadi sasaran dan menawar dan hendak membeli barang, contoh barang yang akan dibeli berupa Spandek sejumlah 30 lembar dengan panjang 4 meter, seharga Rp. 36.000/ meter total Rp. 3.600.000.
Setelah terjadi kesepakatan barang siap diantar oleh penjual pemilik toko menggunakan mobil pemilik toko dengan perjanjian akan dibayar setelah barang sampai ke tujuan. Akhirnya pelalu dan korban jalan membawa barang utk diantar, Setibanya ditempat tujuan barang diturunkan bersama oleh korban dan pelalaku ke rumah pembeli yang mana pelaku mengaku bahwa dia yang bekerja ditempat itu, setelah selesai menurunkan barang tsb pelaku menumui pembeli dan pihak korban tanpa merasa curiga bahwa dirinya akan kena tipu.
Setelah itu pelaku meminta korban untuk mengantarnya ke suatu tempat, sebut saja di antara mujur dan ganti untuk ambil uang serta mengantar sisa barang pesanan. Setibanya ditempat pelaku turun dan meminta korban untuk menunggu untuk diambilkan uang, masih tampa ada rasa curiga korban sabar menunggu dimobil dan pelaku meninggalkannya, beberapa lama menunggu tidak kunjungn datang akhir baru merasa curiga bahwa dirinya ditipu, setelah dicek ternyata org tersebut sudah tdk ada dan korban kembali ke tempat menurunkan barang pertama dan menanyakan" siapa yang bersama saya tadi turunkan Spandek disini saya belum dibayar" setelah dijelaskan bahwa dari pembeli tidak tahu dan mengatakan " saya hanya membeli dengan harga Rp. 20.000/ meter " katanya ini spandek sisa diproyek yang ia tawarkan sebelumnya dan sekarang saya dibawakan " barulah korban tahu dirinya benar-benar kena tipu.
Untuk itu perlu kita teruskan kepada warga yg lain agar berhati-hati dan waspada supaya tidak menjadi korban selanjutnya.Transaksi giat tsb terekan CCTV jika ada yg mengenal tolong hubungi no. HP. 081907100068 trim.


COMMENTS