Pandeglang, Radar kriminal -Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang pantau Destinasi Wisata yang masih melakukan aktifitasnya, setelah diberik...
Pandeglang, Radar kriminal-Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang pantau Destinasi Wisata yang masih melakukan aktifitasnya, setelah diberikan himbauan untuk melakukan penutupan sementara guna pencegahan virus covid-19 di Kabupaten Pandeglang.
dr.Hj. Asmani Renayanti selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang mengatakan pada Radar Kriminal, Kami menghimbau pada semua pengelola wisata di Kabupaten Pandeglang, sesuai dengan Instruksi dari Bupati untuk menutup tempat sementara lokasi wisata, yang ada di kabupaten Pandeglang.
"jadi berdasarkan instruksi Bupati kami memberikan himbauan pada semua Pengelola Wisata agar tutup semua, sampai menghadapi New Normal. Dan berkaitan dengan Pengusaha Wisata yang nakal untuk menindak ranah nya bukan pada kami untuk penindakan akan di lakukan oleh tim teknis lapangan untuk Kabupaten Pandeglang, ketua tim Teknisnya Kapolres, dan yang berwenang melakukan penutupan ranahnya ada di Kasat POL-PP, dan Dinas Perijinan sifatnya kami hanya memberikan informasi pada tim teknis jika masih ada pengusaha yang membandel," Ucap Asmani saat memantau di Kolam Renang DM Wisata Air Tirta Persada Jl Mengger - Mandalawangi Kp. Dema Desa Kurung Kambing Kecamatan Mandalawangi.
Masih dikatakan Asmani, berdasarkan pantauannya bersama Tim, setelah di pasang spanduk penutupan sementara di sembilan titik, "memang banyak yang masih buka tapi kami sudah laporkan pada tim teknis lapangan untuk menindaknya, dan Ibu Asda pun sudah intruksikan pada tim Gugus tugas kecamatan untuk menindak," imbuhnya.
Di tempat yang sama, H Dedi Saepul DM pemilik kolam renang DM Mandalawangi tidak membantah pihaknya buka dari hari Lebaran hingga hari ini.
"kami tidak keberatan untuk tutup tapi dengan satu syarat ada ganti rugi pada kami bukan tanpa alasan kami menuntut ganti rugi pada Pemerintah Daerah kami menuntut ganti rugi atas alasan tidak adanya ketegasan dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang yang memberikan informasi sepihak tanpa duduk bareng dengan kami sekaku pengusaha wisata di Pandeglang,"ungkapnya.
Menurutnya, informasi yang diberikan kepada kami sangat mendadak dan tanpa musyawarah dengan kami pengusaha wisata di Kabupaten Pandeglang.
Masih dikatakan Pemilik Kolam Renang DM H Dedi yang merupakan Ketua Paguyuban pengusaha wisata Kabupaten Pandeglang pihaknya akan tetap membuka Wisata Kolam Renang miliknya hingga hari Minggu ke depan dan akan ditutup pada hari Senin.
"Saya tidak bandel tapi saya ngeyel saya akan tetap membuka lokasi Kolam renang saya, jika pemerintah tidak mau mengganti kerugian kami atas sikap Dinas Pariwisata, kami hanya mengembalikan modal yang telah kami keluarkan dan agar tertutup operasional yang telah kami keluarkan,"terangnya.
Sebenarnya harapan saya sedikit kepada Pemerintah Daerah, kenapa kami para Pengelola Wisata tidak diajak duduk bareng oleh Pemerintah untuk mencari solusi agar tidak ada yang dirugikan atas tindakan sepihak Pemerintah Daerah saat ini memang sikap pemerintah saat ini bertujuan baik untuk memutus rantai penyebaran Virus Covid-19 tapi jangan hanya kami yang dikorbankan dari sebuah kebijakan," tandasnya. (Agus)



COMMENTS