Pandeglang, Radar Kriminal -Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Pemerintah yang diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu dengan tiap bulan...
Pandeglang, Radar Kriminal-Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Pemerintah yang diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu dengan tiap bulannya mendapatkan bantuan pangan Di masing - masing Desa sudah disiapkan Agen untuk memenuhi kebutuhan dari Program BPNT agar penerima hak tidak sulit untuk mendapatkan komoditi pangan, Dengan sistem Yang sudah di tentukan dengan Pembbelian menggunakan kartu sejenis Atm yang sudah di persiapkan Pemerintah dan sebelumnya sudah di kirimkan kepada penerima hak Dari program tersebut serta Harus di jaga Pemilik nya untuk keperluan Pembelian komoditi Pangan . Dari agen tertentu yang sudah di tunjuk dan dan di Tetakan Oleh Pemerintah dan pembelinya pun sudah di tentukan oleh Pemerintah dengan Stok Pangan sesuai kebutuhan. (Terbatas)
Namun Lain yang terjadi di kecamatan Cigelis Kabupaten Pandeglang Banten , kartu ATM yang mestinya di Pegang oleh Penerima Hak malah di titipkan kepada salah salah satu Pendamping Bantuan Program Pemerintah hingga bertahun -tahun.
Dari pertama berjalannya program BPNT Pemilik Kartu ATM BPNT tidak pernah mendapatkan bantuan tersebut dikarenakan alat untuk membeli kebutuhan Pangan di Agen E- Waroong Hilang. Akam Tetapi data Bahwa orang Tersebut Mendapatkan Bantuan Program BPNT Tetap Belum Ada Perubahan Data Penerima. Dan Datanya pun Terdaftar Di Agen E-Waroong Di Desanya, Mendapat kan Laporan Bahwa Ada salah satu Warga Desa Cigelis Dari Pertama Program BPNT Berjalan Belum Pernah membeli, atau menebus Bantuan Pangan. Singakat Cerita di lakukan Penelusuran riwayat Kartu Atm BPNT milik Penerima yang belum Pernah memanpaatkan Program Bantuan Tersebut di ketahui KPM BPNT Tersebut sangat Layak Untuk Mendapatkan Bantuan Program BPNT.
Setelah di telusuri kartu Milik Ibu Arminah Warga Kampung Cigeulis Desa Cigeulis Kecamatan Cigelis di temukan di salah seorang Pendamping Program Bantuan Pemerintah namun Pendamping tersebut sudah pindah tugas dari Desa dimana Ibu Arminah tinggal.
Dan selanjutnya kartu milik Ibu Arminah di titipkan kepada petugas TKSK, kecamatan Cigelis di katakan Ibu Arminah saat di temui di rumahnya oleh Media.
"Namun saya merasa aneh kartu saya . Dari pertama di program BPNT Ada Belum Pernah Saya Gunakan Karena hilang . Setelah di cek di Agen E - Waroong Saldo pada Kartu ATM milik saya yang Baru di kembalikan dari TKSK , Jumlah uangnya ataub saldonyang tersimpan Di Kartu Hanya ada saldo uang Rp 200 000 .(Dua Ratus Ribu Rupiah )
Menurut saya orang awam kalau kartu tersebut tidak pernah di belanjakan selama kurun waktu dari. Pertama Program BPNT ada harusnya saldo di dalam rekening milik Saya harusnya terus bertambah dikarenakan belum pernah saya gunakan atau saya belanjakan di Agen E- Waroong manapun untuk membeli pangan dari Program BPNT,'Ucap Arminah.
Lebih lanjut Ibu Arminah menambahkan "Dirinya harus kemana dan kepada siapa menanyakan informasi seputar BPNT yang terjadi dan di alaminya sekarang dengan kartu ATM yang baru saja dikembalikan kepada dirinya. (Rohmat/Agus)

COMMENTS