Pandeglang, Radar Kriminal , Para pengecer gas elpiji ukuran tiga Kilo gram di Desa Pasirgadung Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang keluhka...
Pandeglang, Radar Kriminal ,Para pengecer gas elpiji ukuran tiga Kilo gram di Desa Pasirgadung Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang keluhkan dengan jatah pengiriman yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat di desa Pasirgadung, di samping itu harga ecerannya sangat mahal .
Harga yang di berikan oleh pangkalan kepada warung pengecer, mencapai Rp 27 000 (Dua Puluh Tujuh Ribu). Dengan harga yang fantastis ini , Warung pengecer harus menjual dengan harga yang lebih tinggi dari harga yang di jatuhkan pangkalan .
Juned salah satu warung Pengecer di desa pasirgadung dirinya mengaku mendapatkan pasokan tabung gas elpiji dari pangkalan kuotanya hanya sedikit dirinya mengaku pada media dalam satu Bulan hanya mendapatkan pasokan tabung gas tiga kilogram hanya 15 tabung per Minggu .
" Bagaimana kami di sini mau mengikuti harga dari pemerintah , harga yang di jatuhkan oleh Pangkalan ke kami pun sudah sangat tinggi, dari pangkalan yang biasa dikirim Sobri sopir dari pangkalan Yayan memberikan harga ke kami Rp 27 000 (dua puluh tujuh ribu rupiah).
Saya, lanjutnya, memberikan harga ke para pembeli ibu rumah tangga , dengan Harga Rp 30 000 (tiga puluh ribu rupiah) dan lagi jatah dalam perminggu untuk warung saya hanya , 15 tabung yang di berikan pangkalan ke warung saya, "Ucap Juned.
Di temui di warung berbeda masih dalam satu Desa Pasirgadung Samsudin mengatakan dengan keluhan yang sama terkait harga eceran tabung gas elpiji tiga kilogram dengan yang di keluhkan Juned namun Samsudin mengaku warungnya mendapatkan jatah 20 tabung dalam perminggunya. Namun pada saat saat sekarang ini Samsudin mengeluhkan dengan kelangkaan mendapatkan Pasokan Gas elpiji ukuran tiga kilo gram .
"Susah pak sekarang mah di kirimnya juga dalam satu bulan hanya satu kali , Jadwal pengirimannya juga , banyak telatnya tidak bisa di tentukan mungkin karena pemilik pangkalannya bukan warga Desa Pasirgadung jadi susah untuk mendapatkan pasokan yang utuh,"Ucap Samsudin.
Masih di katakan Samsudin berharap " Karna gas elpiji merupakan salah satu dari kebutuhan pokok masyarakat , kami berharap pengiriman ke Desa kami bisa rutin tiap Minggu dan harganya tidak sepantastis saat ini sehingga kami bisa menjatuhkan harga yang murah juga pada masyarakat ,"Tambah Samsudin
Dan di temui di tempat berbeda masih dalam satu desa Pasir gadung Muhi Warga Desa Pasir gadung dirinya mengaku sudah hampir berbulan bulan tidak mendapatkan pasokan Gas elpiji .
" Saya sudah berbulan - bulan tidak di kirim oleh agen , yang suka di kirim oleh sopir agen yang bernama Sobri dari pangkalan atas nama Yayan sering mereka memasok gas elpiji ke Desa Pasirgadung tapi tidak memasok ke warung saya malah lewat ke Desa tetangga," ucap Muhi
Masih di katakan Muhi berharap agar " pengiriman ke Desa Pasir gadung kembali lancar tidak tersendat dan saya berharap ada Masyarakat lokal yang menjadi Pangkalan di Desa Pasirgadung," tutupnya. (Agus).

COMMENTS