Pandeglang, Radar Kriminal- Korban Tsunami Selat Sunda 2018 lalu, berharap mendapatkan hunian tetap (HUNTAP), hal disebabkan rumah yang mere...
Pandeglang, Radar Kriminal-Korban Tsunami Selat Sunda 2018 lalu, berharap mendapatkan hunian tetap (HUNTAP), hal disebabkan rumah yang mereka tempati rusak berat di hantam ganasnya Tsunami Selat Sunda yang terjadi di Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang lalu.
Salah satu warga Carita, Hasan mengatakan bahwa harapan mereka mendapatkan Huntap malah terlewat dari pendataan yang dilakukan Pemerintah. Setelah melalui penantian yang cukup panjang akhirnya warga Carita berhasil mendapatkan bantuan, namun amatlah disayangkan sebagian warga yang berhak menerima malah tidak mendapatkan bantuan dan herannya malah anak dari Kepala Desa Sukarame yang mendapatkan bantuan Huntap," Ungkapnya ke awak media, Selasa (30/6/20).
Menurutnya, anak dari Kepala Desa tersebut bukan korban dari Tsunami Selat Sunda 2018 lalu tapi mendapatkan bantuan Huntap.
Kekesalan warga memuncak setelah beberapakali melakukan audiensi dengan Pemerintah tidak di respon dan tidak membuahkan hasil, warga yang kesal akhirnya memblokir akses jalan menuju Huntap, mereka meminta ketegasan Pemerintah Daerah agar kembali mendata ulang korban Tsunami Selat Sunda, " imbuhnya.
Sementara H. Aja warga Kp Sambolo Desa Sukarame Kecamatan Carita menyampaikan bahwa warga sudah beberapakali melakukan Audiensi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang Di Pendopo Bupati. Meminta agar dari data 23 penerima Huntap ada perubahan dan penambahan .
"Beberapa kali kami melakukan Audiensi dengan Bupati Pandeglang, Yang waktu itu di adakan di Pendopo Bupati Pandeglang. Tidak berbuah hasil Hj .Irna sebagai Bupati Pandeglang pernah berjanji akan merubah data penerima Bantuan Huntap dan beliau memastikan ada perubahan . Hanya Al-Quran dan Hadis yang tidak bisa di rubah," Ucapan beliau Pada kami yang menghadiri Audiensi, di Pendopo Bupati Pandeglang,"ucap H. Aja .
Masih dikatakan H.Aja pada Media, ada perubahan nama namun dalam perubahan tersebut dari tadinya terdaftar Kepala Desa setempat , mendapatkan HUNTAP di rubah menjadi atas nama dari anak Kepala Desa Sukarame . Kami menduga ini sudah sangat jelas ada permainan dari Kepala Desa terkait warga penerima bantuan HUNTAP. Di Kecamatan Carita tambah," H Aja.
Berdasarkan pantauan saat ini akses Jalan menuju Huntap di Kecamatan Carita Masih di blokir warga yang tidak Puas dengan data Penerima Huntap di Kecamatan Carita . Dengan beberapa tuntutan yang di tulis di atas karton , dengan isi tuntutan menagih janji ucapan Bupati Pandeglang. (Agus)

COMMENTS