Pandeglang Radar Kriminal - Kembali Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Didemo, Oleg puluhan masa Aksi yang mengatas namakan diriny...
Pandeglang Radar Kriminal - Kembali Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Didemo, Oleg puluhan masa Aksi yang mengatas namakan dirinya dari Tandu Repormasi Keadilan Indonesia (TANDU) atas dugaan hilangnya 2 Unit Alsintan yang di Pinjamkan Kepada 2 Kelompok Tani di Wilayah Kecamatan Sindang resmi. Setelah sebelumnya pada 2 Bulan Kebelakang Sempat Didemo Oleh Ratusan Petani dari Kecamatan Sindangresmi yang tergabunga dalam Gabunga Petani Sindangresmi (GPS) atas dugaan pemerasan Pada Kelompok Tani Oleh Oknum Gapoktan dan Oknum Pegawai Dinas Pertanian, Agar mendapatkan Pinjaman Alat Pertanian. Dari Dinas Pertanian.
Dan pada hari ini Kamis (12/11/2020) kembali Aktipis dari TURKI melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Dinas Pertanian Mereka dalam Orasinya menyampaikan. Dinas Pertanian Harus Bertanggung jawab Atas Hilangnya 2 unit Alsintan yang kini berdasarkan informasi keberadaanya berada di luar Kabupaten Pandeglang dan Ada juga yang di Alihkan Keluar Provinsi Banten. Selain berorasi di halaman Kantor Dinas Pertanian Masa Aksi juga melakukan Longmat ke halaman Kantor kejari Pandeglang untuk menyampaikan suara petani yang tertindas. Serta untuk menyampaikan atas Raibnya 2 Alsintan Berupa TR-4 Jonder yang saat ini Raib dari Kelompok Tani di Kecamatan Sindang resmi
Aning Hidayat Korlap Aksi Menyampaikan dalam Orasinya bahwa Traktor Roda 4 (TR4) atau yang lebih familier di kalangan Perani dengan istilah Jonder adalah Alat Pertanian (ALSINTAN) yang diberikan oleh Pemerintah Kepada Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang dengan tujuan untuk membantu percepatan proses tanam dan meningkatkan produktifitas bagi para petani yang ada di Kabupaten Pandeglang.
Namun sayangnya keberadaan Traktor Roda 4 di Kabupaten Pandeglang tidak bisa dirasakan oleh Para Petani yang ada di Kabupaten Pandeglang secara maksimal. Akibatnya tujuan Pemerintah Pusat untuk mencapai ketahanan pangan akan sulit terealisasi. Kami menduga hal tersebut diakibatkan oleh beberapa oknum yang meraup keuntungan tanpa memikirkan kesejahteraan Para Petani.
Oleh sebab itu, kata Aning dalam orasinya, Kami meminta kepada Aparat Penegak Hukum yang berada di Kabupaten Pandeglang untuk segera melakukan pemeriksaan kepada pegawai dilingkungan Dinas Pertanian berinisial D dan O dan bila terbukti melakukan hal tersebut maka Pemda harus memberikan sangsi berupa pemecatan.
Ditambahkan Ahmadi rewok, seruan aksinya lebih menggelar bahwa Keberadaan dua unit Alsintan milik Dinas Pertanian Pandeglang diduga yang menjadi pemicunya merupakan para pegawai dinas pertanian yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial D dan O.
"Kita anak dan cucu dari para petani tidak bisa merasakan manfaatnya dari Alsintan hari ini, hal itu diduga di akibatkan oleh Oknum yang bertugas di Dinas Pertanian, terbukti dengan adanya 2 Alat Mesin Pertanian milik Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang yang dipinjam oleh 2 Kelompok Tani (POKTAN) asal Desa Campakawarna Kecamatan Sindangresmi, yaitu “POKTAN Berkah Tani” dan “POKTAN Berdikari. Tapi ternyata 2 Alat Mesin Pertanian tersebut kini berada di luar Kabupaten Pandeglang." Imbuhnya.
"Kami sudah mengantongi keterangan dari 2 Kelompok Tani asal Desa Campakawarna, keluarnya 2 Alat Mesin Pertanian dari Kabupaten Pandeglang diduga akibat keterlibatan 2 Oknum Petugas Dinas Pertanian yang berinisial “D” dan “O”. Selain itu ada juga salah satu anggota Kelompok Tani berinisial “A”." Tegasnya.
Oleh sebab itu, kami tagaskan kepada Aparat Penegak Hukum terutama Polres dan Kejari Pandeglang untuk melakukan pemeriksaan dan penjarakan anggota Kelompok Tani berinisial “A” karena diduga merupakan aktor yang menyebabkan ALSINTAN keluar dari Kabupaten Pandeglang serta memeriksa juga Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang dan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) yang diduga turut terlibat dalam penyalahgunaan Brigade ALSINTAN.
Apabila beberapa tuntutan Kami tidak diindahkan maka Kami akan melakukan aksi unjuk rasa susulan dengan jumlah masa yang lebih banyak lagi.(Red)

COMMENTS