Mempawah(Kalbar),Radar Kriminal . Kebakaran hebat kembali melanda kawasan pertokoan di jalan Raya Sungai Pinyuh kecamatan Sungai Pinyuh Kab...
Mempawah(Kalbar),Radar Kriminal.
Kebakaran hebat kembali melanda kawasan pertokoan di jalan Raya Sungai Pinyuh kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah. Dalam peristiwa kebakaran yang terjadi Rabu, 13 Juli 2022 sekitar pukul 8.05 Wib pagi tersebut sedikitnya menghanguskan 20 pintu ruko, 6 rumah dan 1 rumah wallet.
Peristiwa kebakaran tersebut sontak membuah heboh warga Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah.
Dodi Prayuda anggota satuan Polisi Militer (PM) Sungai Pinyuh menyartakan, pertama kali dirinya mengetahui terjadinya kebakaran tersebut, saat ia dan rekannya baru selesai menaikan bendera merah putih dan melaksanakan rutinitas pagi dengan berolah raga dan melihat kepulan asap tebal keluar dari atap rumah toko.
"Api begitu cepat membesar dalam hitungan menit terlihat kobaran api keluar dari bangunan ruko yang persis berada disebelah kantor PM yang langsung membesar menjalar kebagian ruko yang lainya," jelas Dodi.
Sementara itu Febrianto Anggota DPRD Kabupaten Mempawah dari fraksi PDIP yang juga berada dilokasi kejadian kepada awak media menerangkan, kebakaran terjadi pas dipukul 08:05 WIB
"Saat itu saya sedang melintas dijalan raya Sungai Pinyuh dengan tujuan ke Pontianak, ketika berada didepan kantor Polisi Militer saya melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian atas ruko, melihat peristiwa itu saya langsung memberikan informasi kepada pihak terkait agar segera dapat ditanggulangi,"jelasnya.
"Bahkan kejadian tersebut dapat saya abadikan dengan kamera ponsel milik saya dan dari video rekaman tersebut saya kirim ke pihak pihak terkait agar informasi peristiwa kebakaran ini benar adanya dan informasi yang saya berikan dapat dipertanggung jawabkan,"tutupnya.
Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa dan hanya korban luka bakar 1 orang bernama Chingku,73 tahun ( Korban Mengalami Luka Bakar 22 % pada bagian kepala,Wajah,tangan kanan kiri,punggung dan jari kaki sebelah kanan ) dan kerugian material di perkirakan mencapai Rp.25.000.000.000.- ( Dua Puluh Lima Miliar rupiah).
Sedangkan api di duga berasal dari konsleting arus pendek listrik karena bangunan yang sudah cukup tua dan instlasi listrik yang sudah lama dan rapuh.
Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 11.30 Wib, setelah puluhan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran dan selama proses pemadaman jalur jalan raya menuju ke Mempawah terpaksa ditutup sementara untuk memudahkan petugas damkar melakukan pemadaman. Akibatnya terjadi kemacetan arus lalulintas baik dari Pontianak maupun dari Mempawah yang mengular hingga mencapai kiloan meter.
Kaperwil Kalbar : Ayi Suherman S.


COMMENTS