Pamekasan, www.radarkriminal.com Pengawasan dan penindakan peredaran rokok ilegal di Madura khusus nya di kabupaten Pamekasan yang di sinya...
Pamekasan, www.radarkriminal.com
Pengawasan dan penindakan peredaran rokok ilegal di Madura khusus nya di kabupaten Pamekasan yang di sinyalir jadi pusat produksi rokok ilegal masih sangat jauh dari harapan pemerintah pusat, Beberapa pergerakan justru digaungkan oleh mayoritas golongan sipil dimana beberapa kali seruan aksi oleh masyarakat di kota gerbang salam tersebut nyaris tak mengubah apapun hingga rokok ilegal masih dapat ditemui secara mudah dipasar pasar dan toko tradisional.
Ironi tersebut menjadi tanda tanya besar kemana beacukai Jatim dan dimana bea cukai Madura, mengingat keberadaan dan peredaran rokok ilegal sangat merugikan keuangan negara dari sektor pendapatan pajak dan cukai.
Melempem nya dua lembaga yang membidangi urusan rokok tersebut menjadi panggung sandiwara kinerja para petugas cukai yang digaji oleh uang negara dari pajak rakyat, tapi ironis teriakan dan aspirasi rakyat sendiri diabaikan.
Beberapa berita media online sepekan terakhir selama Agustus 2025 setidak nya mengurai tudingan melempemnya Beacukai kanwil Jatim 1 dan bea cukai Madura diduga turut terlibat pembayaran peredaran rokok ilegal tersebut dengan menjadikan beberapa gudang yang beroperasi memproduksi rokok ilegal sebagai ATM berjalan dengan menerima dugaan upeti setoran pengamanan.
Terbaru berjanji Bea cukai kanwil Jatim pada GASI terkait audensi pertama ternyata tidak dilaksanakan, kasi Intel BC Jatim 1 Wideas Baruna yang mendapati salah satu merk Rokok yang di produksi di kabupaten Pamekasan " CAHAYA " dengan pemasangan pita cukai yang tidak sesuai peruntukan dimana merk CAHAYA pada cukai yang digunakan tertera jelas 10 batang sedang isi nya 16 batang.
Ketua kordinator GASI Ahmad Rifai (LASBANDRA) setidak nya mengantongi Beberapa bukti yang menjadikan wajar jika publik dan masyarakat kecewa dengan kinerja BC Kanwil Jatim 1 yang hanya Omon omon untuk menindak tegas PR.CAHAYA PRO yang sudah sangat jelas Beredar bebas dipasaran.
Kendati demikian pihak BC kanwil Jatim 1 melalui kasi Intel widiyas Baruna menyampaikan akan melakukan penindakan dengan menarik distribusi Rokok cahaya dari pasaran, Disinggung kapan hal itu akan dilakukan kasi Intel BC kanwil Jatim 1 tersebut singkat menjawab Dalam waktu dekat.
GASI (Gabungan Aktivis Sosial Indonesia) Melalui Ketua kordinator nya Ahmad Rifai Dihadapan petinggi BC kanwil Jatim 1 dan Bea cukai Madura dengan perwakilan nya akan segara menarik masalah pembiaran rokok ilegal yang bebas beredar di Madura ke meja Senayan, dan hal itupun di setujui oleh pihak BC kanwil Jatim 1 bersama jajaran pada saat audensi ke 2 Hari Senin 25 Agustus 2025.
M.Aziz

COMMENTS