Diduga Proyek SPAM Desa Pasauran Terindikasi KKN

Banten, RK Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang didanai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sera...



Banten, RK

Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang didanai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Air Minum Tahun Anggaran 2024 senilai Rp. 611.000.000,- (enam ratus sebelas juta rupiah) yang berlokasi di Kampung Leuwi Urug Desa Pasauran Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang Provinsi Banten yang sempat menuai polemik dan melahirkan sejumlah masalah dan hal tersebut berawal tidak melibatkan peran serta RT RW dan masyarakat setempat bahkan terindikasi adanya kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). 


Salah satu warga Desa Pasauran Kecamatan Cinangka menyampaikan penyebab adanya polemik yang terjadi berawal tidak ada sosialisasi kepada warga. 

"Adanya polemik yang terjadi pada pembangunan peningkatan SPAM jaringan perpipaan di kawasan perdesaan tepatnya di Kp. Leuwi Urug berawal tidak ada sosialisasi kepada masyarakat sehingga banyak warga termasuk para Ketua RT dan RW setempat yang tidak mengetahui adanya pekerjaan tersebut" ungkapnya sumber ke media yang minta namanya dirahasiakan, sebut saja Joni (nama yang disamarkan) pada Rabu (6/8/25). 


Joni menjelaskan, seharusnya Pak Muklis selaku Ketua Pokmas Leuwi Kopo dan Pak Mulyadi Kepala Desa Pasauran melakukan pengecekan terlebih dahulu ke lokasi tanah yang dibeli dan yang akan digunakan untuk lokasi kegiatan pembangunan SPAM sebelum pekerjaan dimulai. Apakah di lapangan titiknya berbatasan atau tidak dengan pemilik tanah yang lain, kalau ada diperbatasan yah harus diluruskan terlebih dahulu dengan pemilik tanah, khawatir pada saat pelaksanaan akan merugikan pihak lain. 


"Sebenarnya soal batas tanah tidak bermasalah dan batas tanah yang dipersoalkan itu diduga hanya akal akalan Kades saja untuk menutupi pihak desa seolah-olah pihak yang tidak bermasalah. Setahu saya, dari sejak awal perbatasan tanah tidak dipersoalkan hanya kenapa sejumlah pohon milik pihak lain main tebang tanpa ijin terlebih dahulu.

Ketua Pokmas Leuwi Kopo adalah Muklis yaitu adik kandung dari Pak Mulyadi selaku Kepala Desa Pasauran yang berpotensi terjadinya kolusi korupsi dan nepotisme seperti adanya rumor soal pembelian tanah untuk kegiatan SPAM. Selain itu, dalam papan informasi kegiatan tercantum alokasi anggaran Rp. 611.000.000,- berasal dari DPUPR Kabupaten Serang DAK Bidang Air Minum Tahun 2024, apakah benar?? Bukannya sekarang tahun 2025 ?? 


Terpisah, Rastawi Ketua RW 04 Kp. Leuwi Urug Desa Pasauran membenarkan bahwa danya proyek pembangunan SPAM tidak ada sosialisasi kepada warga. 

"Sejujurnya saya sampaikan, sebelum dimulai hingga pekerjaan pembangunan SPAM dilaksanakan oleh pengurus Pokmas Leuwi Kopo dan Kepala Desa Pasauran tidak pernah mengadakan sosialisasi kepada warga masyarakat, bahkan kami pun sebagai RW dan RT tidak diberitahu apalagi dilibatkan. 

Kami tidak tahu menahu, boro boro saya, Ketua RT setempat juga sama sekali tidak dikasih tahu artinya kami mah gelap sama sekali soal tersebut baik Ketua RT 07, RT 08 dan RT 09, padahal biasanya ada kegiatan pembangunan dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan masyarakat"jelas Rastawi di kediamannya. 


Saat ditanya apa harapan Pak Rastawi sebagai Ketua RW 04 adanya pembangunan SPAM ?? 

Kalau soal harapan atau keinginan sebetulnya tergantung musyawarah awal terlebih dahulu cuma kami pada bingung karena tidak diajak musyawarah, gak dikasih tahu bagaimana punya harapan. Sumpah saya bukan ngadu ngadu tetapi ke masyarakat terdekat juga gak dikasih tahu. 


"Terkait pengurus Pokmas, Muklis sebagai Ketua Pokmas adiknya Pak Lurah Mulyadi bahkan satu Kampung dan kalau Jojon orang Kp Pasauran tangan kanan Pak Lurah Mulyadi dan untuk tenaga kerja yang melaksanakan pembangunan bukan warga Kp Leuwi Urug Desa Pasauran tetapi orang luar desa, namun pernah ada yang ikut kerja 3 orang hanya beberapa hari tetapi sekarang tidak lagi" imbuhnya. 


Sementara, Mulyadi Kepala Desa Pasauran Kecamatan Cinangka mengatakan bahwa program tersebut diberikan memang harus ada tanah buat bangunan menara yang dihibahkan. Karena dari masyarakat tidak saya beli dan saya hibahkan seluas yang saya butuhkan untuk bangunan tersebut, terkait pohon buah yang ditebang karena pohon buah tersebut sesuai petunjuk pemilik tanah ada di lokasi" Kata Mulyadi melalui whatsapp. 


Soal tanah yang dibeli belum diukur secara persis, katanya sih kurang dari 200 m2, saya lihat kurang kayanya dan perselisihan itu kemarin kemarin sudah saya panggil kedua belah pihak ke Desa untuk musyawarah tetapi Bu Iyah Sarniti tidak hadir dan rencana akan saya panggil lagi untuk musyawarah supaya ada keberesan" katanya. 


Mulyadi menuturkan, mohon maaf bos terkait lahan dan pohon limus itu sudah saya jelaskan, jangan gitu bos pemberitaannya, tidak sinkron namanya. Merugikan sepihak berita begitu mah bos. Hapus aza tuh berita" pintanya Mulyadi. 


Sementara, Muklis Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Leuwi Kopo Desa Pasauran Kecamatan Cinangka saat hendak dikonfirmasi awak media belum tersambung. 


(YEN)

COMMENTS



Nama

a,1,abu dhabi,1,aceh,26,Aceh Barat,2,Aceh Tenggara,1,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,2,aimas,2,Ambarawa,2,amsterdam,1,Angkola Timur,1,anta beranta,1,artikel,3,Asahan,16,badau,3,badung,5,bagansiapiapi,3,balai jaya,1,bali,26,balige,1,banda aceh,6,bandar lampung,18,Bandung,78,bandung barat,5,banggai,1,bangka,135,bangka barat,74,bangka belitung,40,bangka selatan,17,bangka tengah,7,bangkalan,6,banjarmasin,1,banten,83,Banyuasin,2,banyumas,1,banyuwangi,145,barito selatan,3,barito utara,3,Bat,2,batam,7,batang,48,batang kuis,1,batu,1,batu bara,29,bekasi,48,belawan,29,belitung,609,belitung timur,28,beltim,69,bengkalis,4,bengkayang,22,Bengkulu,2,berau,4,bilah barat,1,Bilah Hulu,2,binjai,8,bintan,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,18,bojonegoro,3,bolsel,2,Bondowoso,9,boyolali,2,brebes,1,Catatan,1,ciami,3,ciamis,1390,Cianjur,36,Cikampek,1,Cikarang,1,cilacap,3,cilegon,7,cimahi,4,cirebon,11,Covid-19,14,Daerah,2812,Danau Toba,2,deli serdang,105,Demak,2,denpasar,19,Depok,6,DolokSanggul,1,dumai,2,Ekonomi,1,empanang,1,Empat Lawang,9,entikong,4,garut,5,Gorontalo,4,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,16,hajoran,3,halmahera,2,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,4,Halmahera Tengah,9,Halmahera Timur,4,Haltim,1,Hamparan Perak,2,hinai,1,Hukum,2,Humbahas,1,idi rayeuk,1,Iklan,2,IKN,1,indonesia,1,indramayu,4,Internasional,1,jakarta,734,jakarta barat,12,jakarta selatan,2,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jatim,3,jatinangor,1,Jawa Barat,14,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,8,jember,10,Jepara,6,jombang,5,kab. bandung,7,Kab. Tasikmalaya,47,kab.bekasi,3,kab.berau,5,Kab.Bogor,1,Kab.Karo,10,Kab.Tasikmalaya,8,Kalbar,37,Kalimantan Barat,10,kalimantan timur,2,kalsel,1,Kalteng,2,Kaltim,5,Kampar,3,Kapuas Hulu,12,karawang,5,Karimun,95,Kasus,1,kayong utara,14,kediri,2,keerom,2,Kendalbulur,1,kendari,1,Kepri,10,ketapang,51,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,8,Kota Maba,2,Kota Pinang,2,kotim,4,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuala pembuang,1,Kuala Tanjung,4,kuansing,1,kuantan singingi,1,kubu raya,445,kundur barat,1,kuningan,11,l Kuningan,1,Labubanbatu,64,Labubanbatu selatan,15,labuhan,1,labuhan deli,19,labuhanbatu,1563,Labuhanbatu Raya,2,labuhanbatu selatan,112,Labuhanbatu Utara,14,labura,35,labusel,29,lahat,2,Lahubanbatu,1,Lalilef,1,lamongan,3,Lampung,65,Lampung Barat,2,lampung selatan,5,Lampung tengah,15,Lampung timur,5,lampung utara,2,landak,45,langkat,229,langsa,3,lebak,17,lembak,1,limboto,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lombok timur,22,lombok utara,1,London(UK),1,Lubuk Lingga,2,Lubuk Linggau,3,lubuk pakam,1,LubukLinggau,2,lumajang,1,luwuk banggai,3,madiun,1,madura,2,Magelang,10,magetan,1,Majalengka,108,Makassar,2,malang,11,Maluku,3,maluku utara,8,malut,7,mamuju,3,manado,3,mandailing natal,20,Mandalika,1,manggar,5,manokwari,3,mataram,18,Maybrat,1,meda,1,medan,1018,Melawi,57,mempawah,18,menggala kota,1,mengwi,1,menjalin,1,meranti,1,metro,1,minut,1,mojokerto,3,muara dua,14,muara enim,135,mukomuko,3,Muna,1,muntok,1,musi banyuasin,2,musi rawas,3,musi rawas utara,1,nanga pinoh,1,Nasional,1,Negeri Antah Berantah,9,negeri lama,1,New York City,2,Ngabang,1,nganjuk,3,Nias,17,Nias Barat,1,Nias Selatan,6,Nias utara,5,NTB,78,Nusa Dua,3,ogan ilir,4,OKI,4,oku selatan,11,pacitan,87,padalarang,1,padang lawas,6,padang lawas utara,1,padang sidimpuan,5,palangka raya,9,palas,2,palembang,17,pali,3,palopo,1,palu,5,paluta,1,pamekasan,3,Pandeglang,1207,pangandaran,2,pangkal pinang,34,Pangkalan Bun,2,papua,7,papua barat,4,parapat,2,Pargarutan,1,Pariaman,1,Pasuruan,2,pati,4,pekalongan,359,pekanbaru,15,Pemalang,3,Pematang Siantar,10,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,72,pesisir barat,2,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,549,pontianak utara,1,prabumulih,1,pringsewu,768,probolinggo,8,pulau panggung,2,purwakarta,6,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,5,Rabat,1,radar kriminal,3,Ragam,2755,raja ampat,4,Rantauprapat,29,Riau,9,rokan hilir,27,rokan hulu,1,rote ndao,1,Samarinda,1,sambas,17,samosir,4,Sampang,44,sanggau,95,sarawak,1,sekadau,16,sekayam,1,Sekayu,1,selayar,1,selong,1,semarang,12,Serang,127,serdang bedagai,2,seruyan,1,siak,1,siantar,12,Sibayak,1,sibolangit,2,Sibolga,5,Siborongborong,1,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,340,singkawang,42,sinjai,1,sintang,66,sipirok,2,situbondo,1,Sofifi,1,solo,1,solok,1,sorong,149,sorong selatan,21,Sosial,14,sragen,1,stabat,40,Suap,1,Subang,10,subulussalam,12,sukabumi,10,sukadana,1,sukajaya,1,Sulawesi Tengah,1,sulsel,5,sulteng,9,sumatera,1,sumbar,1,sumbawa barat,3,sumenep,4,sumsel,7,sumut,23,Sungai Ambawang,2,surabaya,46,surakarta,6,Takalar,3,TalangPadang,1,tambraw,2,tana tidung,1,tana toraja,1,tanah karo,7,tangerang,37,tangerang selatan,7,tanggamus,363,tanjabtim,15,tanjung agung,1,tanjung balai,2,tanjung enim,8,tanjung lalang,1,tanjung morawa,1,Tanjung Pinang,1,tanjungbalai,6,tanjungpandan,10,tapanuli selatan,21,tapanuli tengah,1,tapanuli utara,2,Tapsel,5,tarutung,1,tasikmalaya,263,tebing tinggi,19,Teekini,1,Ter,1,Terkin,7,Terkini,17132,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,6,tidore,1,Timika,1,toba,4,touna,27,trenggelek,5,tuban,4,tulang bawang,36,tulungagung,134,ujung tanjung,1,Undangan,1,way kanan,7,wonogiri,3,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,5,
ltr
item
Radar Kriminal: Diduga Proyek SPAM Desa Pasauran Terindikasi KKN
Diduga Proyek SPAM Desa Pasauran Terindikasi KKN
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTVtR_2TpkRdrhbHfpmtCQLdq3BF4FlIekm7lC4nde8yLrl3dQgdNialhy44KEJz9ybHwa0bofw2-cAUPjSpHG_Q3W7MCV-v_G3l5ZaJILno5C5OPB_HVSRTki7mRuFYlSJuAqTH1Ju9bbF9La57N8mBrrarRTG5l38PxcpWsGTs8m9e8VFU_bGXZ88rd6/s320/1001070472.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTVtR_2TpkRdrhbHfpmtCQLdq3BF4FlIekm7lC4nde8yLrl3dQgdNialhy44KEJz9ybHwa0bofw2-cAUPjSpHG_Q3W7MCV-v_G3l5ZaJILno5C5OPB_HVSRTki7mRuFYlSJuAqTH1Ju9bbF9La57N8mBrrarRTG5l38PxcpWsGTs8m9e8VFU_bGXZ88rd6/s72-c/1001070472.jpg
Radar Kriminal
https://www.radarkriminalnews.com/2025/08/diduga-proyek-spam-desa-pasauran.html
https://www.radarkriminalnews.com/
https://www.radarkriminalnews.com/
https://www.radarkriminalnews.com/2025/08/diduga-proyek-spam-desa-pasauran.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy