Pengamat: “Nyawa Nelayan Melayang, Syahbandar Bungkam, PLTU Lepas Tangan

Pandeglang, RK Ratusan nelayan melakukan aksi protes di Labuan menyusul insiden kapal tongkang misterius yang menabrak KM Nanjung Sari pada ...



Pandeglang, RK

Ratusan nelayan melakukan aksi protes di Labuan menyusul insiden kapal tongkang misterius yang menabrak KM Nanjung Sari pada 12 September 2025, menewaskan satu anak buah kapal (ABK), Suwito, sementara empat ABK lainnya selamat. Hingga kini, identitas kapal penyebab kecelakaan belum diumumkan.


Pengamat kebijakan publik, Eko Supriatno, Dosen Universitas Mathla’ul Anwar Banten, menilai tindakan PLTU Banten 2 Labuan dan Syahbandar yang bungkam merupakan simbol kegagalan pengawasan dan tanggung jawab sosial. Publik menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban. Nelayan menegaskan bahwa nyawa manusia tidak bisa digantikan retorika atau birokrasi tertutup.


Menurut Eko Supriatno: “PLTU bangga menyalakan listrik untuk kota-kota, tapi gagal menyalakan transparansi dan tanggung jawab sosial. Lebih peduli menjaga arus listrik ketimbang arus keadilan.” 


Nyawa Suwito menjadi simbol kegagalan sistemik, di mana aparat pengawas, industri, dan pemangku kebijakan mengabaikan keselamatan warga. 


Kasus ini menegaskan urgensi penegakan hukum tegas, transparansi publik, dan akuntabilitas penuh dari PLTU 2 Labuan.


*Pengawasan Gagal*


Tragedi tenggelamnya nelayan Suwito akibat tabrakan dengan kapal tongkang batu bara menegaskan lemahnya pengawasan pelayaran dan absennya tanggung jawab korporasi. 


Hingga kini, identitas kapal penyebab kecelakaan belum diungkap, memperkuat kesan adanya “kapal hantu” birokrasi yang membiarkan tragedi berulang.


Menurut Eko Supriatno, Syahbandar, yang seharusnya menjadi penjaga keselamatan pelayaran, justru bungkam. Fungsi pengawasan tereduksi menjadi sekadar pemberi izin dokumen kapal besar. “Apa artinya kantor megah dan seragam rapi kalau nelayan yang mati hanya dianggap angka statistik?”


PLTU 2 Labuan juga dinilai cuci tangan, lebih peduli produksi listrik daripada tanggung jawab sosial. Penundaan atau pengabaian fakta memperparah krisis kepercayaan dan membuka risiko korban berikutnya.


*Lingkungan Terancam*


PLTU 2 Labuan dianggap durhaka pada lingkungan. Polusi udara, pencemaran air, dan ceceran batu bara menjadi bukti nyata pengabaian tanggung jawab ekologis. 


Sistem pengelolaan limbah abu terbang dan limbah cair masih buruk, memperlihatkan lemahnya pengawasan internal dan ketidakpatuhan terhadap standar lingkungan.


Program CSR dikuasai “raja-raja kecil”, manfaat jarang dirasakan masyarakat. Pekerja dieksploitasi: upah di bawah UMR, fasilitas minim, kondisi kerja tidak aman. Dampak ini juga mengancam kesehatan publik; emisi sulfur dioksida, nitrogen oksida, dan partikel halus meningkatkan risiko penyakit pernapasan dan kardiovaskular. 


Operasional PLTU berjalan tertutup, minim dialog masyarakat, sehingga klaim pembangunan berkelanjutan hanyalah retorika tanpa bukti nyata.


“Durhaka pada lingkungan, gagal mengelola limbah, CSR dikuasai ‘raja-raja kecil’, pekerja dieksploitasi, kesehatan warga terancam, dan transparansi hilang — itulah wajah nyata PLTU 2 Labuan yang seharusnya menjadi mercusuar kemajuan,” tegas Eko Supriatno.


*Keadilan Hilang*


Aparat berjaga ketat menghalangi nelayan masuk ke kantor Syahbandar, sementara pemilik tongkang misterius bebas dari jerat hukum. “Inilah wajah hukum yang timpang: tajam ke nelayan, tumpul ke pemilik modal,” kritiknya.


Bagi keluarga Suwito, laut yang selama ini menjadi sumber kehidupan kini berubah menjadi kuburan keadilan, sementara negara absen dalam memastikan perlindungan warganya. 


“Kalau negara lebih berpihak pada korporasi ketimbang keselamatan rakyat, tragedi Suwito bukan kecelakaan semata. Ia adalah bukti nyata kegagalan negara menjaga nyawa nelayannya sendiri,” pungkas Eko Supriatno.


Kasus ini menjadi panggilan keras bagi pemerintah, pengawas, dan masyarakat untuk menuntut kejelasan, penegakan hukum, dan akuntabilitas penuh. Kegagalan pengawasan dan pengabaian tanggung jawab sosial tidak bisa lagi diterima.


(YEN)

COMMENTS



Nama

a,1,abu dhabi,1,aceh,26,Aceh Barat,2,Aceh Tenggara,1,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,2,aimas,2,Ambarawa,2,amsterdam,1,Angkola Timur,1,anta beranta,1,artikel,3,Asahan,16,badau,3,badung,5,bagansiapiapi,3,balai jaya,1,bali,26,balige,1,banda aceh,6,bandar lampung,18,Bandung,78,bandung barat,5,banggai,1,bangka,135,bangka barat,74,bangka belitung,40,bangka selatan,17,bangka tengah,7,bangkalan,6,banjarmasin,1,banten,83,Banyuasin,2,banyumas,1,banyuwangi,145,barito selatan,3,barito utara,3,Bat,2,batam,7,batang,48,batang kuis,1,batu,1,batu bara,29,bekasi,48,belawan,29,belitung,609,belitung timur,28,beltim,69,bengkalis,4,bengkayang,22,Bengkulu,2,berau,4,bilah barat,1,Bilah Hulu,2,binjai,8,bintan,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,18,bojonegoro,3,bolsel,2,Bondowoso,9,boyolali,2,brebes,1,Catatan,1,ciami,3,ciamis,1390,Cianjur,36,Cikampek,1,Cikarang,1,cilacap,3,cilegon,7,cimahi,4,cirebon,11,Covid-19,14,Daerah,2812,Danau Toba,2,deli serdang,105,Demak,2,denpasar,19,Depok,6,DolokSanggul,1,dumai,2,Ekonomi,1,empanang,1,Empat Lawang,9,entikong,4,garut,5,Gorontalo,4,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,16,hajoran,3,halmahera,2,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,4,Halmahera Tengah,9,Halmahera Timur,4,Haltim,1,Hamparan Perak,2,hinai,1,Hukum,2,Humbahas,1,idi rayeuk,1,Iklan,2,IKN,1,indonesia,1,indramayu,4,Internasional,1,jakarta,734,jakarta barat,12,jakarta selatan,2,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jatim,3,jatinangor,1,Jawa Barat,14,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,8,jember,10,Jepara,6,jombang,5,kab. bandung,7,Kab. Tasikmalaya,47,kab.bekasi,3,kab.berau,5,Kab.Bogor,1,Kab.Karo,10,Kab.Tasikmalaya,8,Kalbar,37,Kalimantan Barat,10,kalimantan timur,2,kalsel,1,Kalteng,2,Kaltim,5,Kampar,3,Kapuas Hulu,12,karawang,5,Karimun,95,Kasus,1,kayong utara,14,kediri,2,keerom,2,Kendalbulur,1,kendari,1,Kepri,10,ketapang,51,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,8,Kota Maba,2,Kota Pinang,2,kotim,4,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuala pembuang,1,Kuala Tanjung,4,kuansing,1,kuantan singingi,1,kubu raya,445,kundur barat,1,kuningan,11,l Kuningan,1,Labubanbatu,64,Labubanbatu selatan,15,labuhan,1,labuhan deli,19,labuhanbatu,1563,Labuhanbatu Raya,2,labuhanbatu selatan,112,Labuhanbatu Utara,14,labura,35,labusel,29,lahat,2,Lahubanbatu,1,Lalilef,1,lamongan,3,Lampung,65,Lampung Barat,2,lampung selatan,5,Lampung tengah,15,Lampung timur,5,lampung utara,2,landak,45,langkat,229,langsa,3,lebak,17,lembak,1,limboto,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lombok timur,22,lombok utara,1,London(UK),1,Lubuk Lingga,2,Lubuk Linggau,3,lubuk pakam,1,LubukLinggau,2,lumajang,1,luwuk banggai,3,madiun,1,madura,2,Magelang,10,magetan,1,Majalengka,108,Makassar,2,malang,11,Maluku,3,maluku utara,8,malut,7,mamuju,3,manado,3,mandailing natal,20,Mandalika,1,manggar,5,manokwari,3,mataram,18,Maybrat,1,meda,1,medan,1018,Melawi,57,mempawah,18,menggala kota,1,mengwi,1,menjalin,1,meranti,1,metro,1,minut,1,mojokerto,3,muara dua,14,muara enim,135,mukomuko,3,Muna,1,muntok,1,musi banyuasin,2,musi rawas,3,musi rawas utara,1,nanga pinoh,1,Nasional,1,Negeri Antah Berantah,9,negeri lama,1,New York City,2,Ngabang,1,nganjuk,3,Nias,17,Nias Barat,1,Nias Selatan,6,Nias utara,5,NTB,78,Nusa Dua,3,ogan ilir,4,OKI,4,oku selatan,11,pacitan,87,padalarang,1,padang lawas,6,padang lawas utara,1,padang sidimpuan,5,palangka raya,9,palas,2,palembang,17,pali,3,palopo,1,palu,5,paluta,1,pamekasan,3,Pandeglang,1207,pangandaran,2,pangkal pinang,34,Pangkalan Bun,2,papua,7,papua barat,4,parapat,2,Pargarutan,1,Pariaman,1,Pasuruan,2,pati,4,pekalongan,359,pekanbaru,15,Pemalang,3,Pematang Siantar,10,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,72,pesisir barat,2,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,549,pontianak utara,1,prabumulih,1,pringsewu,768,probolinggo,8,pulau panggung,2,purwakarta,6,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,5,Rabat,1,radar kriminal,3,Ragam,2755,raja ampat,4,Rantauprapat,29,Riau,9,rokan hilir,27,rokan hulu,1,rote ndao,1,Samarinda,1,sambas,17,samosir,4,Sampang,44,sanggau,95,sarawak,1,sekadau,16,sekayam,1,Sekayu,1,selayar,1,selong,1,semarang,12,Serang,127,serdang bedagai,2,seruyan,1,siak,1,siantar,12,Sibayak,1,sibolangit,2,Sibolga,5,Siborongborong,1,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,340,singkawang,42,sinjai,1,sintang,66,sipirok,2,situbondo,1,Sofifi,1,solo,1,solok,1,sorong,149,sorong selatan,21,Sosial,14,sragen,1,stabat,40,Suap,1,Subang,10,subulussalam,12,sukabumi,10,sukadana,1,sukajaya,1,Sulawesi Tengah,1,sulsel,5,sulteng,9,sumatera,1,sumbar,1,sumbawa barat,3,sumenep,4,sumsel,7,sumut,23,Sungai Ambawang,2,surabaya,46,surakarta,6,Takalar,3,TalangPadang,1,tambraw,2,tana tidung,1,tana toraja,1,tanah karo,7,tangerang,37,tangerang selatan,7,tanggamus,363,tanjabtim,15,tanjung agung,1,tanjung balai,2,tanjung enim,8,tanjung lalang,1,tanjung morawa,1,Tanjung Pinang,1,tanjungbalai,6,tanjungpandan,10,tapanuli selatan,21,tapanuli tengah,1,tapanuli utara,2,Tapsel,5,tarutung,1,tasikmalaya,263,tebing tinggi,19,Teekini,1,Ter,1,Terkin,7,Terkini,17132,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,6,tidore,1,Timika,1,toba,4,touna,27,trenggelek,5,tuban,4,tulang bawang,36,tulungagung,134,ujung tanjung,1,Undangan,1,way kanan,7,wonogiri,3,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,5,
ltr
item
Radar Kriminal: Pengamat: “Nyawa Nelayan Melayang, Syahbandar Bungkam, PLTU Lepas Tangan
Pengamat: “Nyawa Nelayan Melayang, Syahbandar Bungkam, PLTU Lepas Tangan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKYlDdVnzYf5cWgroefHS6CtZg-u9UVelLfNwieZ-B3S1K_RJk4KEL1RsdAOwUr0yYj98aovq4CwBCCqKvUJemiCWF2_5NN-g251GxMM45M-GEWgEomgld4et3kbaXDIdWLl-2YqQMJBnKZWArtAMRWBM0zjUCRJRh6nV1_Kg64wntVcsfLfDOWLkWSmah/s320/1001628019.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKYlDdVnzYf5cWgroefHS6CtZg-u9UVelLfNwieZ-B3S1K_RJk4KEL1RsdAOwUr0yYj98aovq4CwBCCqKvUJemiCWF2_5NN-g251GxMM45M-GEWgEomgld4et3kbaXDIdWLl-2YqQMJBnKZWArtAMRWBM0zjUCRJRh6nV1_Kg64wntVcsfLfDOWLkWSmah/s72-c/1001628019.jpg
Radar Kriminal
https://www.radarkriminalnews.com/2025/09/pengamat-nyawa-nelayan-melayang.html
https://www.radarkriminalnews.com/
https://www.radarkriminalnews.com/
https://www.radarkriminalnews.com/2025/09/pengamat-nyawa-nelayan-melayang.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy