CIAMIS, RK SMK Taruna Bangsa terus menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang fokus mencetak lulusan berkualitas, berday...
CIAMIS, RK
SMK Taruna Bangsa terus menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang fokus mencetak lulusan berkualitas, berdaya saing, dan siap memasuki dunia kerja. Melalui penguatan kerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), baik di tingkat nasional maupun internasional, sekolah ini semakin mantap menyiapkan peserta didik agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang. Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan SMK Taruna Bangsa, Dani Wardana, S.Pd., M.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (21/4/2026).
Dalam keterangannya, Dani Wardana menjelaskan bahwa SMK Taruna Bangsa saat ini memiliki enam kompetensi keahlian unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri modern. Keenam program tersebut meliputi Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Farmasi, Peralatan, serta Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP). Seluruh jurusan dirancang dengan pendekatan pembelajaran yang menitikberatkan pada keterampilan praktis, disiplin kerja, serta penguatan karakter peserta didik.
Menurutnya, selain menerapkan kurikulum nasional, sekolah juga menambahkan kurikulum pendukung yang dirancang khusus agar siswa memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Untuk mendukung hal tersebut, SMK Taruna Bangsa telah menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan besar seperti Suzuki, Yamaha, Daihatsu, Astra, dan berbagai perusahaan lainnya yang siap menjadi mitra penyaluran lulusan.
“Kerja sama dengan dunia industri menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan kami. Tujuannya agar lulusan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi benar-benar siap bekerja sesuai kompetensi yang dimiliki,” ujar Dani Wardana.
Tidak hanya di dalam negeri, SMK Taruna Bangsa juga membuka peluang kerja ke luar negeri melalui program penempatan Ke Jepang.Program ini dilakukan melalui kerja sama resmi dengan mitra yang telah memiliki legalitas dan pengalaman dalam memberangkatkan tenaga kerja muda ke luar negeri. Sebelum diberangkatkan, siswa mendapatkan pembekalan intensif selama enam bulan, mulai dari pelatihan bahasa Jepang, etika kerja, hingga penguatan keterampilan teknis sesuai jurusan masing-masing.
Hingga saat ini, sebanyak 18 alumni SMK Taruna Bangsa telah berhasil bekerja di Jepang. Sementara lulusan lainnya telah terserap di berbagai perusahaan nasional sesuai bidang keahlian masing-masing. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi yang terarah mampu membuka peluang masa depan yang lebih luas bagi generasi muda.
Memasuki tahun ajaran baru, SMK Taruna Bangsa juga mulai melakukan berbagai persiapan dalam menyambut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2026. Persiapan tersebut meliputi peningkatan sarana praktik, penguatan promosi sekolah, penyempurnaan kurikulum berbasis industri, serta penyediaan tenaga pendidik yang kompeten di setiap jurusan. Langkah ini dilakukan agar calon peserta didik mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja saat ini.
“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa SMK Taruna Bangsa bukan hanya tempat belajar, tetapi tempat membangun masa depan. Melalui PPDB 2026, kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik untuk bergabung dan meraih peluang kerja di dalam maupun luar negeri,” tambahnya.
Dani Wardana berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia industri, dan media dapat terus terjalin demi mendorong kemajuan pendidikan vokasi. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci untuk menciptakan generasi muda yang mandiri, profesional, dan mampu bersaing di era global. Dengan semangat tersebut, SMK Taruna Bangsa optimistis terus menjadi salah satu lembaga pendidikan yang mampu melahirkan lulusan unggul dan siap menghadapi masa depan.
Editor (Yan.P).


COMMENTS