YLBH-MERAH PUTIH TASIKMALAYA :“JANGAN JADIKAN KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA SEBAGAI BAHAN OLOK-OLOK DAN FRAMING LIAR DI MEDIA SOSIAL”

Kota Tasikmalaya, Radar Kriminal  YLBH-Merah Putih Tasikmalaya menyoroti serius komentar yang diduga disampaikan oleh seseorang berinisial “...


Kota Tasikmalaya, Radar Kriminal 

YLBH-Merah Putih Tasikmalaya menyoroti serius komentar yang diduga disampaikan oleh seseorang berinisial “AS” pada akun Facebook milik a.n. Tatang Sutarman, yang secara terang-terangan menyeret nama Lembaga Adhyaksa Kejaksaan Republik Indonesia ke dalam narasi bernuansa sinisme, satire, dan penggiringan opini publik.


Pernyataan yang menyebut seolah:


> “Kejaksaan mau jadi tukang koreksi berita” serta narasi: “menyuruh balik kanan terhadap pelapor” merupakan ucapan yang sangat tidak pantas disampaikan di ruang publik, terlebih dengan mencatut institusi penegak hukum negara.


Berdasarkan hasil konfirmasi kepada RadarKriminal, YLBH-Merah Putih Tasikmalaya menilai komentar tersebut telah membangun kesan seakan-akan Kejaksaan Republik Indonesia dapat dipermainkan, diarahkan, bahkan dijadikan bahan olok-olok dalam opini media sosial.


Padahal Kejaksaan adalah institusi negara yang memiliki kewenangan konstitusional dalam penegakan hukum, termasuk menerima laporan masyarakat, melakukan telaah hukum, pengumpulan bahan keterangan, hingga langkah klarifikasi apabila dipandang perlu menurut hukum yang berlaku.


Karena itu, YLBH-Merah Putih Tasikmalaya meminta secara tegas kepada pihak Kejaksaan agar segera memanggil dan meminta klarifikasi terhadap pihak berinisial “AS” guna mempertanggungjawabkan maksud dan tujuan komentarnya yang telah menyeret nama Lembaga Adhyaksa ke dalam narasi yang berpotensi merendahkan kewibawaan institusi negara.


Langkah klarifikasi tersebut penting agar publik memahami bahwa kebebasan berpendapat bukan berarti bebas membangun framing liar, melecehkan marwah aparat penegak hukum, ataupun menggiring opini seolah institusi negara dapat dipermainkan melalui komentar media sosial.


Jangan sampai ruang digital dipenuhi pihak-pihak yang merasa kebal hukum lalu dengan mudah mencatut nama Kejaksaan Republik Indonesia untuk dijadikan bahan satire murahan demi membangun persepsi publik yang menyesatkan.


YLBH-Merah Putih Tasikmalaya menegaskan bahwa kritik yang sehat harus disampaikan dengan etika dan argumentasi hukum, bukan dengan narasi sinis yang menyerempet penghinaan terhadap institusi negara.


Negara hukum tidak boleh tunduk pada framing media sosial, dan kewibawaan institusi penegak hukum tidak boleh dirusak oleh komentar-komentar tendensius yang sengaja dimainkan di ruang publik digital.


“Kebebasan berpendapat ada batasnya. Ketika institusi negara mulai dijadikan bahan olokan dan penggiringan opini, maka hukum memiliki kewajiban untuk hadir menjaga marwah negara.”


- Endra R

COMMENTS



Nama

a,1,abu dhabi,1,aceh,26,Aceh Barat,2,Aceh Tenggara,1,aceh timur,152,aceh utara,3,Adventorial,7,aek nabara,2,aimas,2,Ambarawa,2,amsterdam,1,Angkola Timur,1,anta beranta,1,artikel,3,Asahan,16,badau,3,badung,5,bagansiapiapi,3,balai jaya,1,bali,26,balige,1,banda aceh,6,bandar lampung,18,Bandung,78,bandung barat,5,banggai,1,bangka,135,bangka barat,74,bangka belitung,40,bangka selatan,17,bangka tengah,7,bangkalan,6,banjarmasin,1,banten,83,Banyuasin,2,banyumas,1,banyuwangi,145,barito selatan,3,barito utara,3,Bat,2,batam,7,batang,48,batang kuis,1,batu,1,batu bara,29,bekasi,48,belawan,29,belitung,609,belitung timur,28,beltim,69,bengkalis,4,bengkayang,22,Bengkulu,2,berau,4,bilah barat,1,Bilah Hulu,2,binjai,8,bintan,1,bintang meriah,1,bireuen,1,blitar,2,bogor,18,bojonegoro,3,bolsel,2,Bondowoso,9,boyolali,2,brebes,1,Catatan,1,ciami,3,ciamis,1390,Cianjur,36,Cikampek,1,Cikarang,1,cilacap,3,cilegon,7,cimahi,4,cirebon,11,Covid-19,14,Daerah,2812,Danau Toba,2,deli serdang,105,Demak,2,denpasar,19,Depok,6,DolokSanggul,1,dumai,2,Ekonomi,1,empanang,1,Empat Lawang,9,entikong,4,garut,5,Gorontalo,4,gresik,2,Gunung Megang,1,gunungsitoli,16,hajoran,3,halmahera,2,Halmahera Barat,16,Halmahera Selatan,4,Halmahera Tengah,9,Halmahera Timur,4,Haltim,1,Hamparan Perak,2,hinai,1,Hukum,2,Humbahas,1,idi rayeuk,1,Iklan,2,IKN,1,indonesia,1,indramayu,4,Internasional,1,jakarta,734,jakarta barat,12,jakarta selatan,2,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jatim,3,jatinangor,1,Jawa Barat,14,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jawabarat,5,jayapura,8,jember,10,Jepara,6,jombang,5,kab. bandung,7,Kab. Tasikmalaya,47,kab.bekasi,3,kab.berau,5,Kab.Bogor,1,Kab.Karo,10,Kab.Tasikmalaya,8,Kalbar,37,Kalimantan Barat,10,kalimantan timur,2,kalsel,1,Kalteng,2,Kaltim,5,Kampar,3,Kapuas Hulu,12,karawang,5,Karimun,95,Kasus,1,kayong utara,14,kediri,2,keerom,2,Kendalbulur,1,kendari,1,Kepri,10,ketapang,51,kisam ilir,1,klaten,39,kolaka timur,1,kota agung,8,Kota Maba,2,Kota Pinang,2,kotim,4,KPK,1,Kriminal,661,kuala behe,1,kuala pembuang,1,Kuala Tanjung,4,kuansing,1,kuantan singingi,1,kubu raya,445,kundur barat,1,kuningan,11,l Kuningan,1,Labubanbatu,64,Labubanbatu selatan,15,labuhan,1,labuhan deli,19,labuhanbatu,1563,Labuhanbatu Raya,2,labuhanbatu selatan,112,Labuhanbatu Utara,14,labura,35,labusel,29,lahat,2,Lahubanbatu,1,Lalilef,1,lamongan,3,Lampung,65,Lampung Barat,2,lampung selatan,5,Lampung tengah,15,Lampung timur,5,lampung utara,2,landak,45,langkat,229,langsa,3,lebak,17,lembak,1,limboto,1,lingga,49,lombok,1,lombok tengah,3,lombok timur,22,lombok utara,1,London(UK),1,Lubuk Lingga,2,Lubuk Linggau,3,lubuk pakam,1,LubukLinggau,2,lumajang,1,luwuk banggai,3,madiun,1,madura,2,Magelang,10,magetan,1,Majalengka,108,Makassar,2,malang,11,Maluku,3,maluku utara,8,malut,7,mamuju,3,manado,3,mandailing natal,20,Mandalika,1,manggar,5,manokwari,3,mataram,18,Maybrat,1,meda,1,medan,1018,Melawi,57,mempawah,18,menggala kota,1,mengwi,1,menjalin,1,meranti,1,metro,1,minut,1,mojokerto,3,muara dua,14,muara enim,135,mukomuko,3,Muna,1,muntok,1,musi banyuasin,2,musi rawas,3,musi rawas utara,1,nanga pinoh,1,Nasional,1,Negeri Antah Berantah,9,negeri lama,1,New York City,2,Ngabang,1,nganjuk,3,Nias,17,Nias Barat,1,Nias Selatan,6,Nias utara,5,NTB,78,Nusa Dua,3,ogan ilir,4,OKI,4,oku selatan,11,pacitan,87,padalarang,1,padang lawas,6,padang lawas utara,1,padang sidimpuan,5,palangka raya,9,palas,2,palembang,17,pali,3,palopo,1,palu,5,paluta,1,pamekasan,3,Pandeglang,1207,pangandaran,2,pangkal pinang,34,Pangkalan Bun,2,papua,7,papua barat,4,parapat,2,Pargarutan,1,Pariaman,1,Pasuruan,2,pati,4,pekalongan,359,pekanbaru,15,Pemalang,3,Pematang Siantar,10,Pendidikan,3,Peristiwa,3023,pesawaran,72,pesisir barat,2,politik,116,ponorogo,3,Pontianak,549,pontianak utara,1,prabumulih,1,pringsewu,768,probolinggo,8,pulau panggung,2,purwakarta,6,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,5,Rabat,1,radar kriminal,3,Ragam,2755,raja ampat,4,Rantauprapat,29,Riau,9,rokan hilir,27,rokan hulu,1,rote ndao,1,Samarinda,1,sambas,17,samosir,4,Sampang,44,sanggau,95,sarawak,1,sekadau,16,sekayam,1,Sekayu,1,selayar,1,selong,1,semarang,12,Serang,127,serdang bedagai,2,seruyan,1,siak,1,siantar,12,Sibayak,1,sibolangit,2,Sibolga,5,Siborongborong,1,sidempuan,1,sidoarjo,29,Simalungun,340,singkawang,42,sinjai,1,sintang,66,sipirok,2,situbondo,1,Sofifi,1,solo,1,solok,1,sorong,149,sorong selatan,21,Sosial,14,sragen,1,stabat,40,Suap,1,Subang,10,subulussalam,12,sukabumi,10,sukadana,1,sukajaya,1,Sulawesi Tengah,1,sulsel,5,sulteng,9,sumatera,1,sumbar,1,sumbawa barat,3,sumenep,4,sumsel,7,sumut,23,Sungai Ambawang,2,surabaya,46,surakarta,6,Takalar,3,TalangPadang,1,tambraw,2,tana tidung,1,tana toraja,1,tanah karo,7,tangerang,37,tangerang selatan,7,tanggamus,363,tanjabtim,15,tanjung agung,1,tanjung balai,2,tanjung enim,8,tanjung lalang,1,tanjung morawa,1,Tanjung Pinang,1,tanjungbalai,6,tanjungpandan,10,tapanuli selatan,21,tapanuli tengah,1,tapanuli utara,2,Tapsel,5,tarutung,1,tasikmalaya,263,tebing tinggi,19,Teekini,1,Ter,1,Terkin,7,Terkini,17132,Terkini kediri,1,Terkino,1,Terkinu,2,Terlini,1,ternate,6,tidore,1,Timika,1,toba,4,touna,27,trenggelek,5,tuban,4,tulang bawang,36,tulungagung,134,ujung tanjung,1,Undangan,1,way kanan,7,wonogiri,3,wonosobo,3,yalimo,1,yogyakarta,5,
ltr
item
Radar Kriminal: YLBH-MERAH PUTIH TASIKMALAYA :“JANGAN JADIKAN KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA SEBAGAI BAHAN OLOK-OLOK DAN FRAMING LIAR DI MEDIA SOSIAL”
YLBH-MERAH PUTIH TASIKMALAYA :“JANGAN JADIKAN KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA SEBAGAI BAHAN OLOK-OLOK DAN FRAMING LIAR DI MEDIA SOSIAL”
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgp1MlqX5WOz5BWB2UTbrDMxZZhZurZvPzDxBNeVP4RRq2dWLKU3hMA6znohvV4nynRNwrhv0LTAHwax2zx3y0Y3kHPxOVgu0f4xl2cjzAtyOPZG97C4v5Ookc0VHsMadUHjQvRqZjOFdtAek6kMxCfE7vNmYpblwfZLb8x9ouNLy5_xFvE1QTmF0tILMG-/s320/1004505387.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgp1MlqX5WOz5BWB2UTbrDMxZZhZurZvPzDxBNeVP4RRq2dWLKU3hMA6znohvV4nynRNwrhv0LTAHwax2zx3y0Y3kHPxOVgu0f4xl2cjzAtyOPZG97C4v5Ookc0VHsMadUHjQvRqZjOFdtAek6kMxCfE7vNmYpblwfZLb8x9ouNLy5_xFvE1QTmF0tILMG-/s72-c/1004505387.jpg
Radar Kriminal
https://www.radarkriminalnews.com/2026/05/ylbh-merah-putih-tasikmalaya-jangan_01986214851.html
https://www.radarkriminalnews.com/
https://www.radarkriminalnews.com/
https://www.radarkriminalnews.com/2026/05/ylbh-merah-putih-tasikmalaya-jangan_01986214851.html
true
1345356970573142364
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy